Dapatkan Penawaran Gratis

Perwakilan kami akan segera menghubungi Anda.
Email
Ponsel/WhatsApp
Nama
Nama Perusahaan
Pesan
0/1000

Berita

Halaman Utama >  Berita

Menyambut Musim Semi, Berbagi Kebahagiaan | Yantai Yulong Commodity Co., Ltd. Mengadakan Wisata Musim Semi yang Mengharukan ke Gunung Kunyu

Apr 10, 2026

Pada 10 April 2026, Yantai Yulong Commodity Co., Ltd.—produsen perawatan kesehatan mulut terpercaya dengan pengalaman selama 20 tahun—menyelenggarakan wisata musim semi dan kegiatan pembentukan tim yang semarak di Taman Hutan Nasional Gunung Kunyu. Hampir 100 karyawan dari semua departemen meluangkan waktu dari rutinitas harian mereka, memasuki alam, serta menghabiskan satu hari tak terlupakan yang dipenuhi tawa, makanan rumahan lezat, dan permainan ceria.

Hari dimulai sejak pagi dengan kumpul energik di lokasi perusahaan. Para karyawan tiba dengan senyum cerah, banyak di antaranya membawa tas berisi hidangan buatan sendiri yang telah mereka siapkan pada malam sebelumnya. Tak lama setelah pukul 08.00, semua orang naik ke bus nyaman yang disediakan perusahaan — sebuah armada bus yang cerah dan bersih yang akan mengangkut seluruh keluarga Yulong bersama-sama. Saat bus-bus itu berangkat dari gerbang pabrik, sorak-sorai dan tawa memenuhi udara. Perjalanan itu sendiri berubah menjadi pesta berjalan, dengan rekan kerja saling berbagi camilan perjalanan, bernyanyi bersama diiringi radio, serta bermain tebak kata di sepanjang lorong antar kursi. Rasa kebersamaan terasa sangat nyata: ini bukan sekadar perjalanan, melainkan sebuah petualangan kolektif.

Setelah menempuh perjalanan indah selama sekitar satu jam, bus-bus tersebut tiba di Taman Hutan Nasional Gunung Kunyu. Gunung Kunyu sering disebut sebagai 'nenek moyang semua puncak pesisir' karena ketinggian dominannya mencapai 922,8 meter di Puncak Taibo utama. Rentang pegunungan ini membentang di wilayah Yantai dan Weihai, dan dikenal sebagai 'bar oksigen alami' — pelarian sempurna dari bengkel dan kantor.

Kelompok tersebut mulai mendaki menyusuri jalan berliku di lereng gunung, namun kegiatan kali ini memiliki sentuhan istimewa dan mengharukan. Setiap karyawan telah diundang untuk membawa dua camilan buatan sendiri atau hidangan dari rumah — sesuatu yang secara pribadi mereka sukai untuk dimasak. Ketika rombongan tiba di sebuah padang rumput terbuka yang indah di tengah jalan menaiki gunung, tibalah saat paling dinantikan dalam sehari: makan siang bersama di luar ruangan . Selimut-selimut disebar di atas rumput, dan tak lama kemudian padang rumput itu berubah menjadi prasmanan berwarna-warni berisi aneka kelezatan buatan sendiri. Terdapat sayuran acar pedas, kue beras ketan manis, lumpia goreng renyah, bakpao gurih berisi, kue kering buatan tangan, salad buah, serta banyak resep keluarga lainnya. Semua orang berkeliling dengan antusias, mencicipi sajian satu sama lain, memuji para juru masak, serta berbagi kisah di balik hidangan mereka. Suasana dipenuhi kehangatan, tawa, dan kegembiraan tulus saat berbagi roti bersama.

Setelah makan siang yang memuaskan, tim tidak langsung berkemas dan pergi. Sebuah rangkaian permainan interaktif yang menyenangkan diadakan tepat di padang rumput tersebut. Permainan yang dimainkan meliputi tantangan 'menebak bahan camilan', lomba estafet tim dengan pose-pose lucu, serta lomba bernyanyi kelompok di mana masing-masing departemen harus membawakan sebuah lagu pendek. Acara puncaknya adalah 'tes rasa dengan mata tertutup'—para sukarelawan ditutup matanya dan diminta menebak camilan buatan rumah apa yang sedang mereka makan, yang membuat semua penonton tertawa riang. Tawa bergema di sepanjang lereng bukit, bahkan beberapa pendaki lain pun berhenti sejenak untuk menonton dan tersenyum.

Saat sore berlangsung, kelompok tersebut melanjutkan pendakian ke puncak-puncak yang lebih tinggi. Pemandangan bulan April terasa khususnya memukau, dengan bunga liar yang mekar awal dan phlox lumut yang mencolok menambah semburat warna merah muda dan ungu di tengah lanskap hijau. Rekan-rekan saling memberi dorongan di bagian jalur yang lebih curam, saling berpegangan tangan bila diperlukan, serta merayakan setiap puncak kecil yang berhasil mereka capai. Ketika tiba di sebuah tempat pandang yang indah, tim mengabadikan foto bersama dengan garis pantai yang luas dan bukit-bukit bergelombang di belakang mereka—kenangan sempurna yang terabadikan dalam waktu.

Sepanjang hari, karyawan menyampaikan kegembiraan dan apresiasi yang luar biasa terhadap kegiatan outing tersebut. “Inilah tepatnya hal yang kami butuhkan—udara segar, makanan lezat, dan rekan kerja yang luar biasa,” ujar salah seorang staf. “Saya merasa jauh lebih dekat dengan semua orang sekarang.” Banyak karyawan mencatat bahwa beristirahat bersama-sama dari lini produksi dan meja kerja kantor membuat mereka merasa dihargai dan diperhatikan. Tawa bersama saat bermain permainan, kebanggaan dalam memamerkan hidangan buatan sendiri, serta upaya kolektif dalam mendaki sebagai sebuah tim meninggalkan kesan mendalam bagi semua peserta. Hasil survei cepat pasca-kegiatan di antara para peserta menunjukkan bahwa hampir seluruh karyawan menilai hari tersebut sebagai ‘sangat baik’ dan menyatakan keinginan kuat untuk mengadakan kegiatan serupa di masa depan.

Melihat antusiasme yang tinggi, manajemen perusahaan memutuskan untuk menjadikan kegiatan pembentukan tim sebagai bagian rutin dari budaya perusahaan Yulong. "Karyawan kami adalah aset terbesar kami," ujar seorang perwakilan perusahaan. "Kami benar-benar senang melihat betapa menikmatinya semua orang dalam kegiatan jalan-jalan musim semi kali ini. Ke depannya, kami akan menyelenggarakan lebih banyak kegiatan serupa—baik berupa perjalanan sesuai musim, hari olahraga, maupun piknik keluarga—guna memperkuat semangat kebersamaan tim dan menjaga suasana kerja yang penuh kegembiraan serta keterhubungan." Perwakilan tersebut menambahkan bahwa keseimbangan kerja-hidup yang sehat serta suasana kerja yang positif dan inklusif merupakan kunci bagi kebahagiaan karyawan sekaligus kesuksesan jangka panjang perusahaan.

Ketika matahari mulai terbenam, rombongan kembali menuruni gunung dan naik ke bus perusahaan yang sama untuk perjalanan pulang. Lelah namun bahagia, banyak di antara mereka tertidur lelap dengan senyum mengembang di wajah, sementara yang lain membolak-balik foto-foto dan memutar ulang momen paling lucu sepanjang hari itu. Bus-bus tersebut tidak hanya mengangkut tubuh-tubuh yang lelah, tetapi juga hati yang penuh — serta antisipasi bersama untuk petualangan berikutnya.

Dengan wajah berseri-seri, perut kenyang, dan energi yang telah pulih, tim Yulong kembali dari Gunung Kunyu, sudah tak sabar menantikan lebih banyak petualangan bersama di masa depan.

Dapatkan Penawaran Gratis

Perwakilan kami akan segera menghubungi Anda.
Email
Ponsel/WhatsApp
Nama
Nama Perusahaan
Pesan
0/1000